Perjalanan Aroma Foods: Dari Pakistan ke Indonesia, Hadirkan Cita Rasa Autentik Kelas Dunia
BSD — Kisah di balik Aroma Foods bukan sekadar tentang bisnis kuliner, melainkan perjalanan panjang penuh pengalaman lintas negara. Sosok di baliknya, Misbah, memulai karier jauh dari dapur sebelum akhirnya dikenal sebagai peracik hidangan autentik yang kini digemari di Indonesia.
Latar belakang pendidikannya di bidang sains sempat membawanya bekerja sebagai asisten manajer produksi di perusahaan minuman ternama di Pakistan, Royal Crown Cola. Selama tiga tahun menjalani profesi tersebut, Misbah memperoleh pengalaman manajerial yang kelak menjadi fondasi penting dalam membangun usahanya.
Langkah kariernya kemudian berlanjut ke Dubai sebagai sales representative. Meski tidak berkaitan langsung dengan dunia kuliner, fase ini membentuk kemampuan komunikasi dan pemahaman pasar yang semakin matang.
Perjalanan hidupnya berubah saat ia menetap di Inggris. Di sana, Misbah memulai dari posisi paling dasar sebagai kitchen helper di sebuah restoran. Namun, dari dapur sederhana itulah ia mengasah keterampilan memasak berbagai hidangan internasional—mulai dari pizza, burger, kebab, hingga sajian khas India dan Pakistan.
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Dalam kurun waktu dua tahun, Misbah berhasil naik level dan membuka restoran sendiri bernama Touch of Spice di Liverpool melalui kemitraan bisnis.
Sekembalinya ke Pakistan, ia tetap menjalankan usaha kulinernya hingga akhirnya melihat peluang besar di Indonesia. Dengan keyakinan terhadap potensi pasar dan kecintaannya pada dunia masak, Misbah memutuskan menetap dan membangun Aroma Foods.
“Orang Indonesia sangat ramah dan menghargai. Saya merasa nyaman di sini, dan ini tempat yang tepat untuk mengembangkan usaha,” ungkapnya.
Aroma Foods menghadirkan berbagai hidangan autentik yang diracik langsung oleh Misbah. Sebagai chef bersertifikat, ia memastikan setiap menu mempertahankan cita rasa asli. Beberapa menu unggulan yang menjadi favorit pelanggan antara lain nasi biryani ayam dan kambing, kambing karahi, roti prata, serta kebab panggang.
Tak hanya itu, menu seperti crispy burger juga diminati, terutama oleh kalangan pelajar. Sementara hidangan khas seperti chana—olahan kacang arab yang disajikan dengan roti—perlahan mulai mendapatkan tempat di hati pelanggan lokal.
Misbah menegaskan bahwa keaslian rasa menjadi prioritas utama. “Semua resep saya buat sendiri dengan mempertahankan cita rasa asli, sehingga pelanggan bisa merasakan pengalaman kuliner yang autentik,” jelasnya.
Seiring meningkatnya antusiasme pelanggan, Aroma Foods berencana melakukan ekspansi usaha ke skala yang lebih besar. Selain itu, layanan pemesanan online juga tengah dipersiapkan guna menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan pengalaman internasional dan komitmen terhadap kualitas, Aroma Foods kini hadir sebagai salah satu destinasi kuliner yang menawarkan perpaduan unik antara cita rasa global dan keaslian tradisi di Indonesia.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 13 jam yang lalu
Pos Banten | 4 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 jam yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu



