TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Pangan Jelang Idul Adha 1447 Hijriah

Waspadai Kenaikan Harga dan Makanan Berformalin

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi
Selasa, 26 Mei 2026 | 13:13 WIB
Pengawasan peredaran bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pasar Serpong. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)
Pengawasan peredaran bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pasar Serpong. (Dok. Humas Pemkot Tangsel)

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus memperkuat pengawasan peredaran bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman, sekaligus melindungi masyarakat dari peredaran pangan berbahaya.

 

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin menegaskan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari distribusi hingga penjualan di pasar tradisional maupun modern.

 

Menurutnya, momentum hari besar keagamaan kerap dimanfaatkan sebagian oknum pedagang untuk memainkan harga dengan memanfaatkan sentimen pasar, meski stok barang sebenarnya masih tersedia.

 

“Idul Adha selalu dibarengi peningkatan permintaan sejumlah komoditas. Karena itu, arahan Wali Kota jelas, pengawasan harus diperketat dari hulu hingga hilir. Kami ingin mencegah kenaikan harga psikologis yang biasanya muncul hanya karena momentum hari raya,” ujar Asep dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

 

Pemkot Tangsel saat ini fokus memantau sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, cabai, bawang, daging sapi, hingga daging ayam. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi tetap lancar dan tidak terjadi penimbunan yang memicu lonjakan harga di pasaran.

 

Asep menyebut, isu kelangkaan pangan dapat memicu panic buying di tengah masyarakat dan berdampak pada inflasi daerah. Karena itu, pemerintah meminta warga tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.

 

“Secara umum stok pangan di Tangerang Selatan masih aman dan mencukupi sampai Idul Adha nanti. Masyarakat tidak perlu panik karena justru bisa memicu spekulasi harga di tingkat pedagang,” katanya.

 

Tak hanya menjaga stabilitas harga, Pemkot Tangsel juga memperketat pengawasan keamanan pangan melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar, termasuk Pasar Serpong.

 

Dalam sidak tersebut, petugas akan melakukan pengecekan langsung terhadap bahan makanan segar maupun olahan menggunakan rapid test kit guna mendeteksi kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil Rhodamin B.

 

“Menjelang hari raya biasanya peredaran makanan olahan meningkat cukup tinggi. Kami ingin memastikan produk yang dijual aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya,” tegasnya.

 

Meski demikian, Pemkot Tangsel mengedepankan pendekatan edukatif kepada pelaku usaha, khususnya produsen rumahan. Jika ditemukan penggunaan bahan berbahaya, pemerintah akan melakukan penelusuran distribusi hingga ke produsen untuk diberikan pembinaan intensif.

 

Asep menjelaskan, masih banyak produsen kecil yang menggunakan bahan kimia non-pangan karena minim pengetahuan atau ingin membuat produk lebih tahan lama dengan biaya murah.

 

“Pemerintah hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga memberikan solusi. Kami akan memberikan edukasi mengenai bahaya bahan kimia non-pangan serta mengenalkan alternatif Bahan Tambahan Pangan yang aman dan sesuai regulasi BPOM,” jelasnya.

 

Selain edukasi penggunaan bahan baku, para produsen juga akan mendapatkan pendampingan terkait teknik pengolahan dan pengemasan modern agar produk memiliki daya tahan lebih baik tanpa mengurangi kualitas maupun keamanan pangan.

 

Pemkot Tangsel berharap sinergi pengawasan stok pangan dan edukasi keamanan makanan ini dapat membuat perayaan Idul Adha 2026 berjalan aman, nyaman, serta menjaga kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi menjelang hari raya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit