TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Portugal Vs RD Kongo: Jangan Remehkan The Leopards, Serangan Balik Bisa Jadi Ancaman

Reporter & Editor : AY
Rabu, 17 Juni 2026 | 06:24 WIB
Laga Portugas vs Kongo Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB. Foto : Ist
Laga Portugas vs Kongo Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB. Foto : Ist

AS - Laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 akan mempertemukan unggulan Eropa Portugal dengan wakil Afrika, Republik Demokratik (RD) Kongo. Pertandingan berlangsung di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB.


Bagi Portugal, duel ini menjadi langkah awal dalam upaya memburu gelar Piala Dunia pertama sepanjang sejarah. Sementara bagi RD Kongo, pertandingan ini menjadi momen bersejarah karena menandai kembalinya mereka ke panggung sepak bola dunia setelah absen lebih dari setengah abad.


Di atas kertas, Portugal memang lebih diunggulkan. Skuad racikan Roberto Martinez dipenuhi pemain berkelas yang tampil di kompetisi elite Eropa. Perpaduan pengalaman dan energi pemain muda membuat Selecao das Quinas datang dengan ambisi besar.
Namun Portugal tidak ingin terlena.
Gelandang andalan mereka, Vitinha, menegaskan bahwa kualitas skuad bukan jaminan kemenangan mudah.


“Saya tidak akan mengatakan seperti itu,” ujar pemain Paris Saint-Germain tersebut saat menanggapi anggapan Portugal bakal melaju tanpa hambatan.
Menurut Vitinha, talenta besar harus dibarengi kerja keras dan komitmen tinggi jika ingin berbicara banyak di turnamen ini.


Hal senada disampaikan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. Di usia 41 tahun dan kemungkinan menjalani turnamen mayor terakhirnya, Ronaldo menilai generasi saat ini punya peluang besar mengukir sejarah dan memberi kebanggaan untuk publik Portugal.


Optimisme Portugal cukup beralasan. Pada fase kualifikasi zona Eropa, mereka tampil tajam dengan torehan 20 gol dari enam pertandingan. Tren positif juga berlanjut di laga pemanasan lewat kemenangan atas Nigeria, Chile, dan Amerika Serikat, serta hasil imbang melawan Meksiko. Meski demikian, RD Kongo datang bukan sekadar pelengkap.


Tim berjuluk The Leopards tampil sebagai kuda hitam yang mengandalkan organisasi permainan, disiplin tinggi, dan transisi cepat. Mereka memastikan tiket ke Piala Dunia melalui jalur play-off antarbenua setelah menyingkirkan Jamaika.


Kekuatan utama RD Kongo ada di lini belakang. Duet Chancel Mbemba dan Aaron Wan-Bissaka, dengan dukungan Arthur Masuaku, sukses membangun pertahanan yang sulit ditembus. Catatan kebobolan mereka yang sangat minim menjadi bukti efektivitas sistem permainan yang diterapkan Sebastien Desabre.


Di lini tengah, peran Noah Sadiki diprediksi krusial sebagai pemutus aliran serangan lawan. Jika mampu menghambat kreativitas Portugal, The Leopards siap menghukum lewat serangan balik cepat yang dipimpin Yoane Wissa, Cedric Bakambu, dan Gael Kakuta.


Dengan persaingan Grup K yang juga dihuni Uzbekistan dan Kolombia, setiap poin akan sangat menentukan. Karena itu, laga pembuka ini dipastikan berlangsung sengit—Portugal ingin membuka jalan menuju mimpi juara, sementara RD Kongo siap menciptakan kejutan.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit