Jepang Vs Tunisia: Saatnya Samurai Biru Menghukum Tim yang Sedang Goyah
AS - Jepang tak punya alasan untuk bermain aman lagi. Menghadapi Tunisia yang sedang limbung usai pergantian pelatih, Samurai Biru justru dituntut tampil agresif sejak menit pertama demi membuka jalan ke fase gugur.
Jepang akan menghadapi Tunisia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, hari ini pukul 11.00 WIB. Setelah berhasil mencuri satu poin dari Belanda lewat hasil imbang 2-2 di laga pembuka, kemenangan menjadi target mutlak bagi pasukan Hajime Moriyasu.
Secara kualitas, Jepang berada di atas angin. Samurai Biru saat ini menempati peringkat ke-18 dunia dan unggul jauh atas Tunisia yang berada 22 tingkat di bawahnya. Rekor pertemuan juga mendukung wakil Asia tersebut dengan lima kemenangan dari enam laga terakhir melawan The Eagles of Carthage.
Namun, Tunisia datang dengan tekanan besar. Kekalahan telak 1-5 dari Swedia membuat mereka berada di ujung tanduk. Satu hasil buruk lagi bisa mempercepat langkah pulang dari turnamen.
Berbeda saat menghadapi Belanda yang menuntut pendekatan lebih hati-hati, kali ini Jepang diprediksi tampil lebih menyerang. Mereka berpeluang langsung menekan sejak awal, mencari keunggulan cepat, dan memburu selisih gol yang bisa menentukan nasib di klasemen akhir.
Meski begitu, Jepang tetap menghadapi tantangan. Takefusa Kubo dipastikan absen karena cedera. Sebelumnya, mereka juga kehilangan Wataru Endo serta tidak membawa Takumi Minamino dan Kaoru Mitoma ke turnamen. Situasi ini bisa menjadi momen bagi Moriyasu untuk menguji variasi baru, termasuk opsi bermain dengan tiga penyerang sekaligus.
Di kubu lawan, perubahan besar baru saja terjadi. Usai kekalahan memalukan dari Swedia, Tunisia memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Sabri Lamouchi dan menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru. Namun dengan waktu persiapan yang sangat singkat, adaptasi taktik dan chemistry tim menjadi pekerjaan berat.
Jepang diperkirakan turun dengan formasi 4-2-3-1 atau beralih ke 3-4-1-2 sesuai dinamika pertandingan. Ritsu Doan berpeluang menjadi pengganti Kubo di lini depan. Sementara Tunisia kemungkinan akan memilih pendekatan lebih hati-hati lewat skema 4-3-3 yang fokus menjaga pertahanan.
Momentum ada di tangan Jepang. Pertanyaannya sekarang: apakah Samurai Biru mampu memanfaatkannya tanpa belas kasihan?
TangselCity | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




