TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Aktivitas Anak Krakatau Masih Siaga Level III, Warga dan Nelayan Dilarang Dekat Radius 3 Kilometer

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 06 Juli 2026 | 14:39 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

CARITA – Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga Senin (6/7/2026) masih berada pada status Siaga (Level III). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat, termasuk nelayan dan pengguna kapal, agar tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.


Berdasarkan hasil pemantauan PVMBG pada periode pukul 00.00–06.00 WIB, Gunung Anak Krakatau mencatat empat kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3 mm dan durasi 7–10 detik. Selain itu, juga terekam satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1–4 mm, didominasi 1 mm.


Kepala PVMBG, Rita, mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan kondisi yang belum stabil sehingga statusnya tetap dipertahankan pada Level III atau Siaga.


"Masih terekam tremor menerus yang mengindikasikan adanya pergerakan fluida menuju permukaan. Walaupun belum terdeteksi suplai magma baru, kondisi gunung api ini masih berpotensi mengalami erupsi kembali," ujarnya saat dihubungi, Senin (6/7/2026).


Sebelumnya, Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, juga menyampaikan bahwa aktivitas tremor masih terus terekam oleh alat pemantau di Pos Pengamatan Pasauran, Kabupaten Serang.


Menurutnya, potensi erupsi masih tetap ada sehingga pemantauan dilakukan secara intensif dan hasilnya akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui kanal resmi PVMBG dan Badan Geologi.


Meski demikian, kawasan wisata di pesisir Anyer, Cinangka, hingga Carita dipastikan masih aman untuk dikunjungi. Jarak kawasan tersebut dengan Gunung Anak Krakatau mencapai sekitar 42 kilometer atau jauh di luar zona larangan.


Asap tipis juga masih terlihat keluar dari kawah dengan ketinggian sekitar 5 hingga 10 meter. Arah penyebaran asap berubah mengikuti kondisi angin dan hingga kini material vulkanik masih berada di sekitar tubuh Gunung Anak Krakatau.


PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi yang dikeluarkan PVMBG maupun Badan Geologi.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit