PPPK Paruh Waktu Lebak Bakal Unjuk Rasa Ke Istana Merdeka
Menuntut Jadi PPPK Penuh Waktu
LEBAK - Forum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kabupaten Lebak, berencana bakal mengikuti aksi unjuk rasa atau demo, di Istana Merdeka pada Senin (7/9) mendatang.
Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait kepastian status PPPK Paruh Waktu agar dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu.
Ketua PPPK Paruh Waktu Kabupaten Lebak, Robby Iswadi, mengatakan pihaknya siap bergabung dalam aksi nasional tersebut. Menurut Robby, aspirasi yang dibawa tidak hanya untuk PPPK dari kalangan guru, tetapi juga tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
“Kami bersama PPPK Paruh Waktu se-Indonesia akan menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat. Harapan kami, kebijakan pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu tidak hanya untuk guru, tetapi seluruh profesi PPPK Paruh Waktu,” kata Robby, Rabu (26/8).
Ia menilai, seluruh PPPK Paruh Waktu memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai bidang masing-masing.
Karena itu, Robby berharap pemerintah tidak membuat kebijakan yang menimbulkan perbedaan perlakuan antara guru, tenaga kesehatan, maupun tenaga teknis.
“Kami tidak mempermasalahkan jika guru mendapatkan perhatian lebih karena kebutuhan tenaga pendidik sangat besar. Tetapi jangan sampai tenaga kesehatan dan tenaga teknis tidak mendapatkan kepastian,” katanya.
Robby menegaskan, aksi tersebut bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah. Forum PPPK Paruh Waktu ingin menyampaikan aspirasi melalui jalur yang tertib, damai, dan konstitusional.
“Perjuangan ini kami lakukan melalui jalur yang konstitusional, tertib, damai dan bermartabat. Kami datang untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk mempertentangkan diri dengan pemerintah,” katanya lagi.
Ia berharap aksi pada (7/9) mendatang dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk melihat persoalan PPPK Paruh Waktu secara menyeluruh.
“Kami ingin ada kepastian. Jangan hanya guru yang punya jalan menuju penuh waktu. Semua PPPK Paruh Waktu harus diberikan kesempatan yang sama sesuai mekanisme dan kemampuan pemerintah,” tegasnya.
Selain memperjuangkan peningkatan status PPPK Paruh Waktu, Robby juga menyambut rencana pemerintah memberikan kesempatan bagi PPPK Penuh Waktu untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Namun, ia berharap kebijakan tersebut memiliki aturan yang jelas dan berlaku adil bagi seluruh profesi. “Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan pemerintah untuk memberikan ruang bagi PPPK meningkatkan statusnya. Tetapi kami berharap kebijakan itu mencakup seluruh profesi dan dilaksanakan secara adil,” tuturnya.
Forum PPPK Paruh Waktu Lebak juga mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk menjaga persatuan dan menyampaikan aspirasi secara damai demi mendapatkan kepastian status kepegawaian.
“PPPK PW Indonesia bersatu, berjuang dengan damai menuju PPPK penuh waktu. Kami ingin pengabdian kami dihargai dengan kepastian,” tandasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu








