Wali Kota Suntik Motivasi Pelajar SMAN 1 Kota Tangsel
CIPUTAT-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) suntik motivasi para pelajar SMAN 1 Kota Tangsel saat Kampanye Hidup Sehat dan Kesehatan Mental, Jumat (18/9).
Benyamin mengajak para siswa memanfaatkan masa sekolah sebaik mungkin untuk menimba ilmu sekaligus membangun karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurut Benyamin, masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan kepribadian. Berbagai pengalaman, ilmu, nilai, hingga lingkungan pergaulan yang ditemui anak akan ikut membentuk dirinya.
Ia menggambarkan kehidupan setiap anak seperti selembar kertas kosong yang perlahan diisi dengan berbagai hal. Karena itu, ia mendorong para pelajar mengisinya dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai positif.
"Tapi kalau kertas kosong ini kemudian kita isi dengan tulisan Al-Qur'an, dan dari alif sampai terakhir, maka ini jadi punya nilai. Kalau kertas kosong ini kita isi dengan ilmu pengetahuan, maka kertas ini punya nilai, ilmu pengetahuan,” ujar Benyamin.
Benyamin juga mengingatkan para siswa agar tidak menganggap waktu sekolah sebagai sesuatu yang biasa saja. Menurutnya, setiap waktu yang dilewati pada usia muda merupakan kesempatan untuk belajar dan mempersiapkan diri.
"Hidup mereka masih puluhan tahun ke depan. Setiap jam, setiap menit, setiap tahun adalah hal yang sangat berharga,” pesannya.
Selain ilmu dan karakter, Benyamin menaruh perhatian pada lingkungan pergaulan para pelajar. Ia meminta siswa lebih berhati-hati dalam menentukan teman dan tidak mudah mengikuti ajakan yang berpotensi membawa masalah.
Ia kemudian menceritakan pengalamannya ketika mendatangi Polsek Ciputat Timur. Saat itu, ia mendapati seorang anak seusia pelajar harus berurusan dengan hukum setelah terpengaruh ajakan teman untuk terlibat dalam aksi tawuran.
Pengalaman tersebut, kata Benyamin, menjadi gambaran bahwa pilihan dan lingkungan pergaulan dapat membawa pengaruh besar terhadap perjalanan seorang anak. Karena itu, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk menentukan mana yang baik bagi dirinya.
Di sisi lain, ia meminta para siswa tidak melupakan perjuangan orang tua dan guru yang selama ini mendampingi mereka dalam proses pendidikan.
“Jangan pernah sia-siakan pengorbanan para orang tua, termasuk para guru-guru di sini,” ujarnya.
Benyamin berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi akademik, tetapi juga ruang bagi siswa untuk membangun karakter, belajar bertanggung jawab, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus.
Ia bahkan mengajak para pelajar membayangkan posisi mereka dua dekade mendatang. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan siswa yang ditemuinya saat ini kelak mengisi berbagai profesi penting, termasuk menjadi pemimpin di pemerintahan.
“Dua puluh tahun lagi aku tunggu kamu di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Gak tahu kamu menjadi apa. Tapi 20 tahun lagi kamu yang akan menggantikan saya sebagai Wali Kota Tangerang Selatan, atau menjadi jenderal, atau menjadi kepala sekolah di sini. Jadi apa pun, jadilah orang yang bernilai,” kata Benyamin kepada para siswa.
Benyamin menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan menentukan arah kehidupannya sendiri. Karena itu, ia meminta para siswa mulai membangun nilai positif dalam diri sejak sekarang.
“Semua keputusannya dari mereka. Karena mereka lah pemimpinnya,” tuturnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu





