TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Netanyahu Sentil Delegasi yang Walk Out: Pengecut Bermoral, Silakan Keluar

Reporter & Editor : AY
Jumat, 25 September 2026 | 11:51 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu saat berpidato dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). Foto : Ist
PM Israel Benjamin Netanyahu saat berpidato dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). Foto : Ist

NEW YORK — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam puluhan delegasi yang meninggalkan ruang sidang saat dirinya bersiap menyampaikan pidato dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026).

Mengutip laporan AFP, sebanyak 77 delegasi meninggalkan aula atau tidak berada di dalam ruangan ketika Netanyahu mulai berpidato. Aksi walk out tersebut menjadi bentuk protes terhadap kebijakan dan tindakan Israel di Palestina serta kawasan Timur Tengah.

Netanyahu merespons aksi tersebut dengan menyebut para delegasi sebagai “pengecut bermoral” Ia bahkan meminta delegasi lain yang masih berada di dalam aula namun merasa sejalan dengan aksi tersebut untuk ikut meninggalkan ruangan.

"Ketua, sebelum memulai pidato, saya ingin menyampaikan pengumuman singkat. Jika masih ada pengecut bermoral lainnya yang belum meninggalkan aula ini, silakan keluar. Terima kasih," ujar Netanyahu.

Pidato Netanyahu kemudian berlangsung di tengah sejumlah kursi kosong. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pembelaan terhadap berbagai langkah yang diambil pemerintah Israel, termasuk membantah tuduhan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.

Netanyahu juga secara khusus menyinggung Wali Kota New York Zohran Mamdani. Ia mengklaim terpilihnya Mamdani sebagai wali kota membuat sebagian warga Yahudi merasa tidak aman di kota tersebut.

"Sejak Anda terpilih sebagai wali kota kota ini, banyak orang Yahudi tidak lagi merasa aman di New York," kata Netanyahu.

 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit