TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2025

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers

MU Makin Jeblok, Kalah Lawan Tim Divisi Empat

Reporter & Editor : AY
Jumat, 29 Agustus 2025 | 06:40 WIB
Salah satu pemain MU tertunduk lesu usai kalah. Foto : Ist
Salah satu pemain MU tertunduk lesu usai kalah. Foto : Ist

INGGRIS - Para penggemarq Manchester United (MU) berharap nasib tim kesayangan membaik setelah musim lalu berakhir mengenaskan. Namun sayang, pada awal musim, alih-alih berubah, malah makin jeblok.

 

MU musim lalu berada pada titik terendah dalam sejarah mereka dengan finis di peringkat 15 klasemen akhir. Mimpi buruk itu berlanjut di awal musim 2025-2026. Bahkan, MU terperosok lebih dalam lagi usai disingkirkan tim dari divisi empat kompetisi sepak bola Inggris, Grimsby Town, di putaran kedua Piala Liga Inggris. Si Setan Merah diamuk massa setelah tersingkir lewat adu penalti 11-12, usai bermain imbang 2-2 dalam waktu normal.

 

Bagi Ruben Amorim, pelatih yang baru memasuki musim penuh pertamanya di Old Traf­ford, laga ini lebih dari sekadar kekalahan. Sebelumnya, MU tak pernah kalah dari tim di­visi empat dalam ajang ini. Sebelas kali berhadapan, sebelas kali pula mereka keluar sebagai pemenang. Namun rekor itu runtuh di tangan Grimsby, klub kasta bawah sepak bola Inggris.

 

Kiper Andre Onana kembali menjadi sorotan setelah gagal mengantisipasi situasi bola mati yang berujung gol kedua Grimsby. Lini pertahanan yang ditempati Diogo Dalot dan Tyler Fredricson rapuh, sementara Kobbie Mainoo dan Manuel Ugarte di lini tengah tak mampu mengendalikan tempo.

 

lini depan, mahalnya be­lanja transfer tak menjamin efektivitas. Benjamin Sesko, rekrutan 74 juta Pound, mem­buang peluang emas. Dalam adu penalti, Matheus Cunha dan Mbeumo gagal.

 

Para analis pun mempertanyakan Amorim yang bersikeras dengan 3-4-3, sistem yang terbukti tidak cocok dengan karakter pemain MU.

 

Dalam 45 laga Amorim di MU, ia sudah menelan 19 keka­lahan, lebih banyak daripada jumlah kemenangannya yang berjumlah 17. Angka itu men­jadi rekor terburuk di antara para manajer setelah Sir Alex Ferguson.

 

Di sisi lain, United juga terje­bak dalam dilema. Setelah satu dekade berganti manajer setiap dua-tiga tahun, ada keinginan untuk bersabar dengan Amorim. Namun kesabaran itu mulai diuji. Nyanyian ‘you’re getting sacked in the morning’ dari suporter Grimsby mungkin ber­lebihan, tetapi tak bisa menutupi kenyataan pada posisi Amorim yang kini rapuh.

Komentar:
Dprd
ePaper Edisi 29 Agustus 2025
Berita Populer
01
Bhayangkara FC Kalahkan Persis Solo 2-0

Olahraga | 1 jam yang lalu

02
PSBS Biak Vs Persik, Tuan Rumah Kalah 1-2

Olahraga | 44 menit yang lalu

03
04
05
10
Piero Hincapie Merumput Bersama Arsenal

Olahraga | 2 hari yang lalu

GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit