6 Rumah Warga Terancam Ambruk Digulung Pergerakan Tanah
Hujan Deras Melanda Selama Satu Hari
PANDEGLANG - Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang selama satu hari, telah mengakibatkan bencana pergerakan tanah di Kampung Batu Jaya RT/RW 021/006, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 17.20 WIB, Sabtu (17/1).
Dalam peristiwa bencana pergerakan tanah itu, tak ada korban jiwa. Hanya saja sebanyak 6 rumah milik Mesih (50), Ropi (65), Agus (45), Sanita (43), Darpan (60), dan Dedi (42), mengalami kerusakan, hingga terancam ambruk digulung bencana pergerakan tanah tersebut.
Anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Cikeusik, Arip membenarkan, telah terjadi bencana pergerakan tanah di wilayah Kecamatan Cikeusik. Hal itu kata dia, terjadi pada saat hujan deras seharian.
“Ya, terjadi akibat pergeseran tanah. Jadi pada hari Sabtu hujan seharian dan curah hujan yang sangat tinggi, mengakibatkan tanah bergerak hingga 6 rumah hampir roboh,” kata Arip, Minggu (18/1).
Dipastikannya, dalam musibah tersebut tidak menelan korban jiwa. Dan kini para pemilik rumah telah mengungsi ke rumah saudaranya. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Kini para pemilik rumah mengungsi di kediaman saudaranya,” katanya.
Bahkan, saat ini ada beberapa rumah yang kondisinya sudah miring dilakukan pembongkaran oleh pemilik yang dibantu warga lainnya, karena sangat membahayakan bagi keselamatan.
“Dikhawatirkan ambruk tiba-tiba dan sangat membahayakan keselamatan, akhirnya hari ini (Minggu) warga gotong royong membongkar rumah yang rusak parah akibat bencana pergerakan tanah tersebut,” jelasnya.
Adapun kerugian yang dialami para korban bencana pergerakan tanah tersebut, ditaksir mencapai Rp 100 juta. “Kurang lebih kerugiannya mencapai Rp 100 juta,” ungkapnya.
Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut, kepada para pihak terkait. “Sudah kami laporkan, baik ke pihak desa, kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang,” pungkasnya.
Ketua KSB Banten, Beni Madsira menegaskan, pihaknya sudah gerak cepat melakukan asesmen dan langsung memberikan bantuan logistik kepada para warga yang tertimpa musibah bencana pergerakan tanah tersebut.
“Bentuk respon cepat, kami sudah melakukan asesmen dan langsung memberikan bantuan logistik. Kami juga sudah memberikan laporan kepada Bupati Pandeglang,” katanya.
Pihaknya juga telah mengingatkan kepada para pemilik rumah dan warga yang tinggal di sekitar bencana pergerakan tanah, agar tetap waspada.
“Kemungkinan besar akan ada susulan, jika memang hujan terus menerus melanda. Makanya kami ingatkan kepada warga agar tetap waspada, dan agar mengungsi di rumah saudaranya,” tandasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


