Bertemu 22 Konglomerat APINDO, Presiden: Industri Harus Bermanfaat bagi Rakyat
BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menegaskan sektor industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja yang luas. Hal itu disampaikan saat bertemu 22 pengusaha anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Senin (9/2/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam itu membahas kondisi ekonomi nasional dan tantangan dunia usaha. Presiden menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat daya saing nasional.
“Pembangunan industri harus membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memperkuat kemandirian bangsa,” ujar Prabowo.
Presiden mendorong pengembangan sektor padat karya seperti tekstil, garmen, alas kaki, mebel, serta industri makanan dan minuman, perikanan, peternakan, dan penguatan UMKM.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut, Presiden menerima banyak masukan dari pengusaha, termasuk perlunya pengembangan industri berorientasi ekspor agar Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani mengapresiasi pertemuan tersebut sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan pelaku usaha. “Diskusinya dua arah dan sangat konstruktif. Kami bisa menyampaikan langsung aspirasi, termasuk soal regulasi yang masih menghambat,” katanya.
Prabowo pun menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong sektor swasta agar tumbuh lebih kuat sebagai kunci pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja yang inklusif.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 17 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 jam yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 21 jam yang lalu









