Bupati Tangerang Tekankan Peran Strategis Sebagai LKD Multifungsi
Luncurkan Posyandu 6 SPM
TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meluncurkan Pos Layanan Terpadu (Posyandu) dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) se-Kabupaten Tangerang. Inovasi tersebut diluncurkan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (11/2).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang jauh lebih strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Di mana Posyandu tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan dasar, tetapi telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang bersifat multifungsi.
“Posyandu kini tidak hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar semata, melainkan telah bertransformasi menjadi LKD yang mendukung penerapan enam SPM, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Sosial,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat kabupaten maupun wilayah, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengimplementasikan enam SPM itu. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi dan semangat kebersamaan seluruh elemen terkait.
“Saya mengajak seluruh elemen pemerintahan, baik di tingkat kabupaten maupun wilayah, untuk terus bergandengan tangan dan merapatkan barisan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin tujuan mulia kita dapat tercapai dengan baik,” ucapnya.
Dia pun menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Dirinya menilai dedikasi dan keiklasan para kader merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas dan sejahtera.
Sementara Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pembentukan dua posyandu pada setiap kecamatan, desa, maupun kelurahan untuk pelaksanaan Posyandu 6 SPM. bahkan, sosialisasi telah dilakukan kepada para Ketua Tim Pembina Posyandu di tingkat desa dan kelurahan sebagai langkah awal implementasi program pada tahun 2026.
“Kami menargetkan dua Posyandu di setiap kecamatan, desa dan kelurahan untuk mulai menjalankan Posyandu 6 SPM. Sosialisasi sudah kami lakukan kepada para Ketua Tim Pembina Posyandu di desa dan kelurahan, dan pada tahun 2026 ini seluruhnya sudah harus mulai menjalankan program Posyandu 6 SPM,” jelasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu









