TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Italia Tersingkir Dramatis! Kalah Adu Penalti dari Bosnia, Gagal ke Piala Dunia 2026

Reporter & Editor : AY
Rabu, 01 April 2026 | 06:20 WIB
Laga Italia vs Bosnia dimenangkan Bosnia lewat adu pinalti. Foto : Ist
Laga Italia vs Bosnia dimenangkan Bosnia lewat adu pinalti. Foto : Ist

ZENICA – Kutukan Timnas Italia di ajang Piala Dunia belum juga berakhir. Harapan tampil di edisi 2026 resmi pupus setelah takluk dari Timnas Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada final play-off jalur A Kualifikasi zona Eropa.

 

Bertanding di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, Italia sebenarnya tampil meyakinkan di awal laga. Gol cepat dari Moise Kean pada menit ke-15 membawa Azzurri unggul lebih dulu.

 

Namun momentum berubah drastis jelang turun minum. Bek andalan Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung oleh wasit Clément Turpin setelah melakukan pelanggaran keras sebagai pemain terakhir. Italia pun harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-41.

 

Unggul jumlah pemain, Bosnia tampil semakin agresif di babak kedua. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Haris Tabaković sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang yang dijaga Gianluigi Donnarumma.

 

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan usai, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Dalam situasi krusial tersebut, Italia justru tampil di bawah tekanan. Dua eksekutor mereka gagal menjalankan tugas, sementara Bosnia tampil sempurna untuk mengunci kemenangan dengan skor 4-1.

 

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Italia yang kini absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, setelah sebelumnya gagal lolos pada 2018 dan 2022.

 

Di sisi lain, Bosnia-Herzegovina mencatat sejarah dengan memastikan tiket ke putaran final untuk kedua kalinya sejak debut mereka pada 2014. Mereka dijadwalkan bersaing di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.

 

Hasil ini menjadi alarm keras bagi sepak bola Italia. Bukan sekadar kekalahan, tetapi juga cerminan krisis panjang yang belum menemukan titik terang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit