Raffi Ahmad Ajak Mahasiswa Perangi Hoaks, Polda Metro Serukan Persatuan
JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengajak mahasiswa berperan aktif melawan hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial. Menurutnya, menjaga persatuan bangsa menjadi salah satu tantangan utama generasi muda di era digital.
Ajakan itu disampaikan Raffi saat menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang digelar Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026). Kegiatan bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” tersebut diikuti 100 mahasiswa.
Raffi menilai, perjuangan pemuda saat ini tidak lagi sebatas menghadapi ancaman fisik, tetapi juga melawan informasi bohong dan konten provokatif yang dapat memecah belah masyarakat.
“Kalau di zaman dulu mungkin kita melawan dengan bambu runcing, untuk sekarang kita melawan hoaks dari media sosial, melawan ujaran kebencian, melawan provokasi,” kata Raffi.
Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terhasut oleh perbedaan maupun informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, pemuda harus menjadi penggerak persatuan dan menjaga semangat kebangsaan.
“Yang pastinya jangan sampai pemuda dan pemudi kita terpecah belah. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Inilah Indonesia,” tegasnya.
Deklarasi tersebut turut dihadiri unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, kemudian dilanjutkan pembacaan ikrar mahasiswa.
Dalam deklarasi itu, para peserta menyatakan komitmen untuk menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan dialog dalam menyikapi persoalan di tengah masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengapresiasi komitmen yang disampaikan para mahasiswa. Ia berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi pedoman dalam perilaku sehari-hari.
“Semoga apa yang menjadi deklarasi itu bukan hanya terucap, tapi menjadi hakiki yang ada dalam sanubari kita sekalian,” ujarnya.
Senada, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan aparat keamanan.
Ia berharap generasi muda terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Polda Metro Jaya pun berharap momentum Sumpah Pemuda dapat memperkuat semangat kebersamaan di tengah derasnya arus informasi digital. Mahasiswa diharapkan mampu menyaring informasi, menolak provokasi, dan menjadi pelopor penyebaran pesan yang membangun persatuan.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu




