TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

32 Rumah Segera Dibedah, Warga Pondok Aren Sambut Baik Program Perbaikan RUTLH

Laporan: Rachman Deniansyah
Selasa, 02 Agustus 2022 | 20:36 WIB
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dalam acara sosialisasi persiapan pelaksanaan perbaikan RUTLH. (ist)
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dalam acara sosialisasi persiapan pelaksanaan perbaikan RUTLH. (ist)

PONDOK AREN, Keceriaan terpancar dari wajah puluhan warga Pondok Aren, Tangerang Selatan yang menjadi penerima manfaat dalam program perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH). 

Atas adanya program tersebut, rumah mereka yang selama ini kondisinya memperihatinkan, akhirnya dapat segera diperbaiki. Sehingga dapat lebih nyaman untuk ditinggali.

Mereka pun sangat bersukacita dalam menyambut program yang akan dijalani oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Tangsel ini. 

 "Ada 9 wilayah Kelurahan di Pondok Aren yang Insha Allah akan dilakukan bedah rumah. Totalnya ada 32 unit rumah," papar Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dalam sosialisasi persiapan pelaksanaan perbaikan RUTLH di wilayah Pondok Aren, Tangsel, Selasa (2/8/2022). 

Dengan rinciannya, terdiri dari Kelurahan Pondok Kacang Barat 4 unit rumah, Pondok Kacang Timur 6 unit rumah, Jurang Mangu Barat 2 rumah, dan Jurang Mangu Timur 6 rumah. 

"Sedangkan Kelurahan Perigi Baru 4 unit rumah, Pondok Aren 3 rumah, Pondok Jaya 2 rumah, Pondok Karya 2 rumah, dan Pondok Pucung 3 rumah," tuturnya. 

Program perbaikan RUTLH ini, kata Benyamin, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin kehidupan masyarakatnya. Sebab rumah, merupakan salah satu kebutuhan primer yang begitu penting bagi manusia.

"Jadi, sudah biarin saya yang puyeng dah. Artinya rumah Ibu Bapak biar saya yang benerin. Karena selama ini banyak warga yang rumahnya tidak layak huni, contohnya ketika hujan bocor dan panas kepanasan. Alhamdulilah ini rezeki Ibu Bapak. Tahun ini se-Tangsel saya benerin 150 rumah," ungkap Benyamin. 

Dalam realisasinya, Pemkot Tangsel menyediakan anggaran kurang lebih senilai Rp50 juta untuk biaya pembangunan per satu unit rumah. Biaya puluhan juta itu akan dibagi dua, untuk keperluan pembangunan dan belanja barang bangunan, serta untuk pekerja pembangunan rumah itu sendiri. 

"Kusennya pakai baja ringan, lantainya kita keramik, ada dua kamar, ada kamar mandi. Listrik udah ada, air bersih ada," paparnya. 

Benyamin berharap agar program ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk menyediakan tempat huni yang layak dan nyaman. 

"Untuk program ini mohon dukungannya. Semoga diterima sama masyarakat. Jika bermanfaat, program ini akan kita lanjutkan. Tahun depan Insha Allah 350 unit se-Tangsel akan kita bangun," ujar Benyamin.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo