TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Tim Krimsus Polsek Pinang Telusuri Temuan Mainan Anak Dengan Barcode Situs Judi Online

Oleh: AY/BNN
Selasa, 27 September 2022 | 20:55 WIB
Ilustrasi mainan anak-anak. Foto : Istimewa
Ilustrasi mainan anak-anak. Foto : Istimewa

TANGERANG—Mainan anak bergambar karakter kartun berukuran 5×8 cm terdapat sebuah barcode yang bisa terkoneksi ke situs judi online di Tiongkok. Di bawah barcode itu tertulis situs www.5kapai.com

Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelurusan terhadap temuan tersebut. Saat ini, pihaknya telah meminta keterangan penjualnya. “Kami sudah minta klarifikasi ke pedagangnya. Dia (pedagang) tidak tahu terkait adanya dugaan QR code judi online di kartu yang dijualnya itu,” kata Tapril.

Menurut Tapril, saat ini pihaknya tengah bekerja untuk menelusuri dugaan situs judi online yang terdapat di kartu permainan anak itu. “Bersama Krimsus Polsek Pinang lagi ditelusuri dugaan judi online dengan kartu permainan itu,” ucap dia. Tapril menambahkan, pihaknya meminta orangtua murid agar lebih mewaspadai jajanan yang dibeli anaknya, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Diberitakan sebelumnya, Malik, salah seorang warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengaku kaget lantaran mainan anak yang baru dibeli oleh anaknya terdapat sebuah barcode yang bisa terkoneksi ke situs judi online.

“Pulang sekolah (anaknya) beli mainan kartu itu. Terus saya emang iseng, jadi punya pengalaman dulu, ada mainan mobil-mobilan anak-anak ada nomor teleponnya, jadi iseng saya telepon,” ujarnya saat ditemui, Senin (26/09)

Awalnya di sana itu nyambung ke Wechat. Gua enggak punya aplikasi Wechat, jadi enggak bisa, rada takut juga download-nya. Tapi kan, ada website-nya tuh, saya buka pakai browser, pakai PVN ternyata mengarah ke website luar negri yang buat taruhan bola atau judi online lah, tapi pakai bahasa China. Aneh kan ini ada di Indonesia, padahal dari China ini,” sambung dia. 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo