Nasib 4 Bersaudara Tinggal Di Gubuk Bakal Dibantu Anggota Dewan
PANDEGLANG - Kondisi Adit Rasya Adit Saputra (16) bersama adiknya Zahra Durotun Nafisa (13), Safa Fitriyani (10) dan Miftahul Fauzi (5), warga Kampung Kubang, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, yang tinggal di gubuk tidak layak huni, menjadi perhatian serius pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pandeglang.
Bahkan, saat mendengar ada 4 orang bersaudara tinggal di gubuk tanpa sosok kedua orang tua, membuat perwakilan dari pimpinan dan anggota Dewan langsung mengunjungi ke lokasi kediaman 4 bersaudara tersebut, Rabu (7/1).
Pimpinan dan anggota Dewan tersebut, saat melihat langsung kondisinya memprihatinkan, seketika telah bersama-sama menyatakan sikap akan menjadikan Pekerjaan Rumah (PR) untuk dibangunkan kediaman yang layak untuk 4 bersaudara tersebut.
Ketua DPRD Pandeglang, Tb Agus Khatibul Umam menyatakan, sangat prihatin ada 4 orang bersaudara tinggal di rumah tidak layak huni. Maka dari itu tegas dia, pihaknya bakal mengupayakan 4 orang bersaudara tersebut memiliki rumah yang layak huni.
“Kedatangan kami ke lokasi ingin melihat secara langsung tempat tinggal warga tersebut, dan ternyata memang ini harus diberikan bantuan supaya mendapatkan tempat tinggal yang layak,” kata politisi Partai Golkar Pandeglang ini, Rabu, (7/1).
Senada, anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumantri mengatakan, Adit yang tinggal bersama adik-adiknya harus mendapatkan perhatian serius dengan dibangunkan rumah yang layak huni.
“Kami akan bantu bersama-bersama untuk mendapatkan bantuan supaya dibangunkan rumah yang layak, agar mereka mendapatkan rasa nyaman,” katanya.
Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra, Erin Fabiana menambahkan, akan mencarikan solusi untuk Adit dan keluarganya agar mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Saat ini warga tersebut tinggal di tempat yang tidak layak, akan tetapi persoalannya lahan tanah yang ditempati bukan hak milik pribadi. Namun kami akan mencarikan solusi, artinya tinggal menyiapkan lahan dan kami siap akan membantu untuk pembangunannya,” katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa (Kades) Pejamben, Juned menyatakan, untuk lahan tanah bangunan rumah layak huni sudah ada.
“Bahkan kami sudah persiapkan lahan tersebut untuk Adit dan keluarganya, silahkan di ukur dan berikan tanda patok untuk dibangunkan rumah yang layak,” katanya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Politik | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 17 jam yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 19 jam yang lalu


