TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Harga Daging Ayam Potong Merangkak Naik

Berjalan Sepekan Bulan Suci Ramadan

Reporter: Nipal
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 03 Maret 2026 | 09:00 WIB
MELAYANI. Pedagang daging ayam potong sedang menjajakan dagangannya sambil melayani pembeli, di Pasar Badak Pandeglang, Senin (2/3).
MELAYANI. Pedagang daging ayam potong sedang menjajakan dagangannya sambil melayani pembeli, di Pasar Badak Pandeglang, Senin (2/3).

PANDEGLANG - Berjalan sepekan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, tengah membuat harga daging ayam potong di Pasar Badak Pandeglang, terus merangkak naik.

 

Padahal pada awal bulan Ramadan harga daging ayam potong hanya mencapai Rp 35 ribu per kilogram, namun saat ini berjalan satu pekan harganya mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

 

Salah seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Badak Pandeglang, Wawan mengungkapkan, harga sempat berada di angka Rp 35 ribu per kilogram pada awal Ramadan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, harga kembali merangkak naik hingga mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

 

“Awal-awal itu Rp 35 ribu per kilogram. Sekarang sudah naik lagi di bulan Ramadan ini jadi Rp 40 ribu per kilogram,” kata Wawan saat ditemui di Pasar Badak Pandeglang, Senin (2/3).

 

Menurutnya, kenaikan harga dipicu tingginya permintaan masyarakat selama Ramadan. Meski begitu, harga tidak selalu bertahan tinggi dan cenderung kembali stabil setelah beberapa waktu.

 

“Karena banyak yang butuh, permintaan tinggi jadi harga naik, apalagi kalau mendekati perayaan besar. Tapi biasanya enggak lama stabil lagi,” jelasnya.

 

Kenaikan harga tersebut turut dikeluhkan pembeli. Wawan menyebut, sebagian pelanggan kini mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan anggaran belanja. 

 

“Biasanya beli dua kilo, sekarang paling satu kilo. Karena itu tadi akibat harganya terus merangkak naik yang mengakibatkan pembeli mengurangi belanjanya,” katanya.

 

Ia memprediksi harga daging ayam potong berpotensi kembali mengalami lonjakan menjelang hari raya Idul Fitri, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

 

“Bisa jadi nanti menjelang hari raya Idul Fitri harganya bisa mengalami kenaikan kembali. Mudah-mudahan sih nggak naik lagi, karena ngaruh juga kepada pendapatan kami,” pungkasnya.

 

Sementara, salah seorang pembeli, Lia mengaku, selama bulan Ramadan kebutuhan bahan pokok terus mengalami kenaikan. Padahal katanya, baru seminggu lalu daging ayam hanya Rp 35 ribu, sekarang sudah naik kembali.

 

“Saya harap pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok, karena kondisi di bulan Ramadan harganya bukan turun, malah terus mengalami kenaikan,” harapannya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit