Situ Cilembun Jadi Tempat Favorit Ngabuburit
Melongok Aktivitas Warga Lebak Selama Bulan Suci Ramadan
LEBAK - Warga di wilayah Kabupaten Lebak, telah menjadikan Situ Cilembun di Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, tempat favorit untuk ngabuburit selama bulan suci Ramadan oleh warga
Danau yang biasanya tenang itu, kini berubah menjadi pusat aktivitas warga saat sore hari. Mereka yang datang untuk ngabuburit menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.
Selain menikmati suasana alam di kawasan situ tersebut, para pengunjung juga bisa sekaligus berburu takjil di kawasan tersebut.
Kawasan danau terlihat cukup dipadati ratusan warga mulai dari orang tua, para remaja hingga anak-anak. Deretan pedagang takjil berjajar di sisi jalan, menawarkan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
Para pengunjung memanfaatkan momen sore hari untuk bersantai di tepi danau, menikmati suasana bersama keluarga. Tak sedikit pula yang duduk beralaskan tikar, menikmati pemandangan air yang tenang dan hembusan angin sejuk.
Aktivitas perahu dayung yang hilir-mudik di kawasan tersebut menambah daya tarik bagi pengunjung.
Salah seorang pengunjung, asal Kecamatan Warunggunung, Ulfa mengungkapkan, dirinya hampir setiap hari datang ke lokasi tersebut selama Ramadhan bersama anaknya.
“Saya hampir tiap hari ke sini (Situ Cilembun,red). Soalnya ramai terus, pemandangannya juga indah. Jadi cocok untuk jadi tempat ngabuburit menunggu berbuka puasa,” kata Ulfa, Senin (2/3).
Menurutnya, Situ Cilembun menjadi pilihan tepat untuk ngabuburit, karena suasananya nyaman dan cocok untuk membawa anak-anak.
Selain bisa menikmati pemandangan dan membeli takjil katanya, anak-anak juga dapat mencoba permainan perahu dayung yang tersedia.
“Tempatnya enak dan nyaman buat bawa anak. Bisa lihat pemandangan sambil cari takjil untuk buka puasa. Pokoknya kalau kata anak sekarang itu instagramable, karena itu tadi tempatnya indah,” katanya lagi.
Dikatakan Ulfa, keramaian biasanya hanya terjadi saat bulan Ramadan. Pada hari-hari biasa, kawasan ini cenderung sepi dan hanya didatangi warga yang memancing.
“Kalau bulan puasa memang ramai. Biasanya nongkrong sampai jam 17.30, pas mau maghrib, habis itu pada pulang. Mungkin ada aja yang sampai buka puasa di situ,” ujarnya.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat menambah fasilitas penunjang agar Situ Cilembun semakin berkembang sebagai objek wisata baru di Kabupaten Lebak.
“Semoga ada jembatan biar bisa bolak-balik nyebrang, terus ditambah tempat main anak dan perahu dayung yang lebih banyak,” harapanya.
Meski pada hari biasa tidak terlalu ramai, namun setiap Ramadan, Situ Cilembun menjadi salah satu lokasi yang favorit bagi warga untuk acara ngabuburit.
“Keindahan alamnya yang masih terjaga, setiap sore hari menjadikan kawasan ini magnet baru bagi warga untuk menutup hari dengan penuh kehangatan sebelum berbuka puasa,” tandasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 22 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu



