Peserta Lelang Jabatan Siap-siap Ikuti Tes Wawancara
CIPUTAT-Para peserta lelang jabatan untuk mengisi sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) siap-siap mengikuti tahap wawancara.
“Ya, hari ini, dalam beberapa hari ke depan ini tahapannya mulai masuk ke tahap wawancara yang dilakukan oleh panitia seleksi. Saya masih menunggu hasilnya,” ujar Benyamin Davnie, Wali Kota Tangsel, Selasa (31/3).
Ia menegaskan, dari seluruh tahapan seleksi tersebut nantinya akan dipilih kandidat terbaik untuk mengisi jabatan yang saat ini masih kosong. “Seperti yang saya sampaikan, dan sudah saya lakukan beberapa seleksi, ya nomor satu nanti yang akan saya pilih,” katanya.
Benyamin menargetkan, proses seleksi terbuka tersebut dapat segera rampung. Pasalnya, terdapat lima jabatan strategis yang masih kosong dan harus segera diisi.
“Secepatnya lah. Karena lima jabatan kosong, ditambah yang pensiun di eselon III A dan III B ini harus segera kita isi,” ungkapnya.
Ia berharap, hasil seleksi sudah bisa diperoleh pada bulan ini sehingga pemerintah kota dapat segera melanjutkan pembahasan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkot Tangsel.
“Mudah-mudahan April sudah bisa kita dapatkan hasilnya. Baru kemudian kita bahas rotasi mutasi ini,” tambahnya.
Sebelumnya, sebanyak 25 pejabat dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama Eselon II.b di lingkungan Pemkot Tangsel.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangsel, Wahyudi Leksono mengatakan, para peserta yang dinyatakan lolos administrasi berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Dalam seleksi terbuka tersebut, para peserta memperebutkan lima kursi jabatan strategis, yakni Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Setelah lolos administrasi, para peserta telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari uji kompetensi atau asesmen, tes kesehatan dan MMPI, penulisan makalah, hingga presentasi dan wawancara yang kini tengah berlangsung.
Komisi I Tekankan Transparansi & Profesionalisme Di Lelang Jabatan
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel, Rizki Jonis menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkot Tangsel yang telah membuka proses seleksi terbuka atau open bidding untuk pengisian lima jabatan strategis kepala OPD pada Februari 2026.
Menurut pria yang akrab disapa RJ tersebut, kebijakan open bidding merupakan langkah maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, khususnya dalam aspek profesionalitas dan transparansi birokrasi.
Ia menilai, proses seleksi terbuka ini menjadi bagian penting dalam penerapan sistem merit, yakni penempatan pejabat berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan tertentu.
“Kami di Komisi I memandang bahwa open bidding ini harus benar-benar dijalankan secara transparan dan profesional,” ujar RJ dalam keterangannya.
Dia juga menegaskan, bahwa seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, uji kompetensi, hingga penelusuran rekam jejak, wajib dilakukan secara objektif dan bebas dari intervensi pihak manapun.
Ia juga mengingatkan, agar tidak ada praktik titipan atau kepentingan tertentu yang dapat mencederai proses seleksi, mengingat jabatan yang dilelang merupakan posisi strategis dalam pemerintahan daerah.
Menurut RJ, lima posisi tersebut memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas pelayanan publik serta kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pejabat yang terpilih nantinya harus memiliki kompetensi yang memadai, integritas tinggi, serta kapasitas manajerial yang kuat.
“Jangan sampai jabatan strategis ini diisi oleh figur yang tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
RJ juga mengingatkan, kepada Panitia Seleksi (Pansel) agar menjaga independensi dan kredibilitas selama proses seleksi berlangsung. Ia menilai, tingginya perhatian publik terhadap proses ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pansel untuk membuktikan bahwa seleksi berjalan secara bersih dan profesional.
Dia juga menjelaskan, Komisi I DPRD Kota Tangsel menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya proses open bidding tersebut. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip good governance serta menghasilkan birokrasi yang kuat, profesional, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Opini | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




