TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Akses Rumah Warga di Pondok Aren Ditutup Tembok, Polisi Segera Olah TKP

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 21 April 2026 | 21:03 WIB
Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto. Foto : Ist
Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto. Foto : Ist

PONDOK AREN - Kasus penutupan akses rumah milik warga di Jalan Murjaya, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

 

Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto,

 membenarkan bahwa laporan terkait peristiwa tersebut telah diterima dan saat ini sedang diproses oleh penyidik.

“Benar, Satreskrim Polres Tangerang Selatan telah menerima laporan polisi terkait kejadian ini. Saat ini penyidik tengah melengkapi administrasi penyelidikan dan akan mendalami perkara tersebut,” ujar Yudhi, Selasa (21/4/2026).

 

Ia menambahkan, dalam waktu dekat polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti serta memperjelas kronologi kejadian.

 

“Penyidik akan segera melakukan olah TKP di lokasi untuk mendukung proses penyelidikan,” jelasnya.

 

Terkait dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas), Yudhi menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh sesuai prosedur yang berlaku.

 

“Penyidik akan mengedepankan mekanisme yang ada, termasuk meminta keterangan dan klarifikasi dari para pihak, khususnya korban, guna menentukan langkah hukum selanjutnya,” ungkapnya.

 

Selain itu, pihak kepolisian juga membuka kemungkinan melakukan pengamanan di lokasi jika situasi memerlukan.

 

“Apabila dibutuhkan, kami akan berkoordinasi dengan Polsek setempat dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan situasi tetap kondusif,” tambahnya.

 

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Yaya Mulyana (68) mengalami kesulitan setelah akses keluar-masuk rumahnya ditutup dengan tembok oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan ormas.

 

Akibat kejadian tersebut, aktivitas sehari-hari korban dan keluarganya terganggu. Mereka kesulitan keluar rumah maupun menerima tamu, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit