TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Iran Klaim Rudal Hancurkan Tiga F-35 AS di Yordania, CENTCOM Tegaskan Tak Ada Pesawat Rusak

Reporter: Farhan
Editor: AY
Jumat, 31 Juli 2026 | 12:17 WIB
Jet tempur F-35 milik AS. Foto : Ist
Jet tempur F-35 milik AS. Foto : Ist

TAHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menghancurkan tiga jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat dalam serangan rudal balistik yang menyasar Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania. Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM), yang menegaskan tidak ada pesawat maupun fasilitas militer AS yang mengalami kerusakan.


Dalam pernyataannya pada Jumat (31/7/2026), IRGC menyebut serangan itu merupakan balasan atas operasi militer AS yang sebelumnya menghantam dua rumah di Pulau Qeshm, Iran. Menurut IRGC, rudal-rudal yang diluncurkan menghantam hanggar dan area penempatan pesawat F-35 di pangkalan tersebut.


Iran mengklaim tiga jet tempur F-35 hancur total, tiga lainnya mengalami kerusakan berat, serta sejumlah personel militer dan teknisi pangkalan tewas akibat serangan itu.


Di sisi lain, CENTCOM membantah seluruh tuduhan tersebut. Militer AS menegaskan tidak ada satu pun pesawat yang hancur ataupun rusak dalam serangan rudal Iran. Menurut CENTCOM, seluruh ancaman berhasil dicegat atau gagal mencapai sasaran.


Sementara itu, militer Yordania mengungkapkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat lima rudal yang diluncurkan dari wilayah Iran pada Kamis (30/7). Insiden itu menjadi kali keempat dalam empat hari terakhir Yordania menghadapi ancaman rudal yang melintasi wilayah udaranya.


Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat setelah CENTCOM mengonfirmasi serangan terhadap sejumlah target di Iran sebagai respons atas dugaan ancaman terhadap pasukan Amerika Serikat yang bertugas di wilayah tersebut. Hingga kini, belum ada bukti independen yang dapat memverifikasi klaim Iran maupun bantahan dari pihak AS.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit