Ibu Hamil Hendak Melahirkan Terobos Banjir Sejauh 2 KM
PANDEGLANG - Baru beberapa hari bencana banjir mengalami surut di beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang, namun hujan deras yang berturut-turut mengguyur telah membuat sungai Cilemer dan Cimoyan kembali meluap hingga mengakibatkan wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, kembali dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter sampai 1 meter, Kamis (22/1).
Bahkan, akibat banjir melanda kembali, ibu hamil Sarminah (25) warga Kampung Tongkol, Desa Idaman yang hendak melahirkan, harus menerobos banjir sejauh 2 Km agar sampai ke tempat persalinan Bidan Desa Siti Juju, di Kampung Karangtengah, Desa Idaman, Kecamatan Patia.
Ibu hamil itu diantarkan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Idaman beserta jajaranya dan warga sekitar pukul 07.30 WIB, menggunakan perahu kecil dengan cara didorong (tanpa mesin) hingga sampai dengan selamat ke tempat persalinan Bidan Desa.
Perjuangan Kades dan warga terbayarkan, karena Sarminah telah melahirkan bayi laki-laki dengan selamat, sekitar pukul 11.45 WIB.
Kades Idaman, Ilman mengungkapkan, wilayahnya kembali banjir sejak Rabu (21/1) pagi, dan air terus merendam permukiman terhitung hari ini (Kamis) hingga ketinggian air mencapai 50 centimeter sampai 1 meter.
“Hujan deras melanda kembali sejak Senin-Kamis, telah mengakibatkan air sungai Cilemer dan Cimoyan kembali meluap ke pemukiman warga di wilayah Desa Idaman. Ketinggian air saat ini mencapai 50 centimeter sampai 1 meter,” kata Ilman, Kamis (22/1).
Ilman menyatakan, dia bersama jajarannya terus siaga dan waspada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama terhadap ibu hamil, lansia, warga yang sedang sakit dan anak-anak.
“Kami selalu siaga, hari ini saja kami berhasil mengevakuasi ibu hamil hendak melahirkan ke Bidan Desa dengan jarak tempuh 2 Km. Alhamdulillah sampai dengan selamat, dan sekitar pukul 11.45 WIB melahirkan bayi laki-laki dengan selamat,” jelasnya.
Menurutnya, banjir yang melanda wilayahnya kerap terjadi dan tidak bisa dihindari jika hujan deras terus melanda. Bahkan, banjir yang terjadi itu terhitung sudah ke enam kali. Namun, mirisnya belum juga mendapatkan solusi konkrit.
“Banjir yang saat ini keenam kalinya. Ya, tak bisa terhindar kalau hujannya terus menerus. Sebab, kalau hujan air dari sungai Cilemer dan Cimoyan pasti meluap,” paparnya.
Maka dari itulah, pihaknya meminta agar pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, turun tangan mengatasi penyebab banjir yang kerap melanda wilayahnya tersebut.
“Harapan kami agar penyebab banjir ini (sungai Cilemer dan Cimoyan,red) segera ditangani oleh semua pihak terkait,” harapannya.
Sebelumnya diberitakan, Hujan deras disertai angin puting beliung yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang, telah mengakibatkan pohon tumbang menimpa puluhan rumah warga. Selain itu, angin puting beliung telah menyapu rumah warga hingga mengalami kerusakan berat.
Selain itu juga, telah terjadi longsor yang mengakibatkan gedung sekolah dan rumah warga mengalami kerusakan sehingga terancam ambruk tertimbun longsor.
Kondisi bencana yang mengepung wilayah Kabupaten Pandeglang itu terjadi di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Pulosari, Sidangresmi, Sukaresmi, Pagelaran, Angsana, Carita, Mandalawangi, Saketi, Kecamatan Karangtanjung.
Total rumah yang mengalami rusak mencapai sekitar 33 rumah, terdiri akibat puting beliung 17 rumah, tertimpa pohon mencapai sekitar 13 rumah, dan akibat longsor mencapai 3 rumah, serta 1 bangunan gedung sekolah.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Mandalawangi, Ence mengungkapkan, hujan deras yang terjadi sejak malam Selasa hingga saat ini telah mengakibatkan pondasi gedung sekolah longsor.
“Kejadian pondasi gedung SDN Giripawana 1 di Kampung Kadulam RT/RW 004/003, Desa Giripawana, longsor itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Longsoran sempat menghalangi jalan, namun bersama warga sudah kami bersihkan,” kata Ence, Rabu (21/1).
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 5 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 15 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


