TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Stok BBM Aman, DPR Minta Masyarakat Tidak Panic Buying

Reporter & Editor : AY
Minggu, 08 Maret 2026 | 10:22 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA - Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan meski terjadi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah.

 

Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, mengatakan antrean terjadi di beberapa wilayah, termasuk Aceh hingga Bangka Belitung, akibat kekhawatiran masyarakat terhadap dampak konflik di Timur Tengah.

 

Menurutnya, ketersediaan BBM di wilayah tersebut tetap aman dan mencukupi. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

 

Di sisi lain, anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, meminta PT Pertamina memberikan penjelasan yang jelas terkait kondisi cadangan BBM nasional agar tidak memicu kepanikan di masyarakat.

 

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut cadangan operasional BBM Indonesia berada pada kisaran sekitar 20 hari. Pernyataan itu kemudian memicu kekhawatiran di sejumlah daerah.

 

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman dan distribusi energi tetap berjalan normal.

 

Menurutnya, stok sekitar 21 hari merupakan cadangan operasional yang dikelola dalam sistem logistik energi nasional dan terus diperbarui melalui produksi kilang dalam negeri maupun impor yang telah direncanakan.

 

Pertamina juga melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk diversifikasi sumber pasokan, penguatan logistik distribusi, serta optimalisasi operasi kilang.

 

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi tetap stabil di seluruh wilayah Indonesia

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit