Cermati Perang Teluk, Pemkot Jaga Daya Beli Masyarakat
CIPUTAT-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengantisipasi dampak konflik global di Timur Tengah yang berpotensi memicu gejolak ekonomi, terutama terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok dan inflasi daerah.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, dinamika geopolitik dunia seperti konflik di kawasan Timur Tengah perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk kenaikan harga komoditas akibat gangguan pasokan energi.
Menurut Benyamin, Pemkot Tangsel telah mulai memantau perkembangan tersebut untuk mengantisipasi dampaknya terhadap perekonomian daerah.
"Ya, memang saya juga mencermati bagaimana pengaruh Perang Teluk terhadap perkembangan atau kenaikan beberapa harga pokok akibat kelangkaan minyak dan lain sebagainya," ujar Benyamin, Kamis (26/3).
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Tangsel berupaya menjaga perputaran ekonomi daerah dengan memastikan belanja pemerintah tetap berjalan.
Menurutnya, percepatan realisasi belanja daerah menjadi salah satu strategi untuk menjaga konsumsi dalam negeri.
"Kita mulai mencermati itu dengan cara antara lain adalah kita tetap menjaga konsumsi dalam negeri. Artinya, semua belanja-belanja pemerintah daerah ini dikeluarkan secara tepat dan pada waktu yang sangat cepat," jelasnya.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga melakukan berbagai langkah intervensi untuk menekan potensi kenaikan harga, khususnya selama Ramadan lalu.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan bazar kebutuhan pokok di sejumlah wilayah. "Kemudian juga untuk menghindari kenaikan inflasi, kenaikan harga, dan sebagainya, kita di awal pertengahan dan awal Ramadan kemarin sudah melakukan intervensi melalui berbagai macam bazar ya, dilaksanakan di tiap kecamatan," ungkapnya.
Di sisi lain, distribusi bantuan sosial berbasis keagamaan juga ikut membantu menjaga daya beli masyarakat. "Dan pembagian zakat, infak, sedekah oleh seluruh masjid di Kota Tangerang Selatan juga sudah tersalur dengan baik," tambahnya.
Benyamin menilai, berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi ekonomi dan sosial untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Itu adalah salah satu cara strategi kita secara ekonomi dan sosial mempertahankan daya beli masyarakat," pungkasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




