TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Lebak Percepat Strategi Hilirisasi SDA

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Rabu, 08 April 2026 | 22:18 WIB
Ilustrasi peta Kabupaten Lebak.(Istimewa)
Ilustrasi peta Kabupaten Lebak.(Istimewa)

LEBAK -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mempercepat strategi hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) guna mendorong pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja lokal, dan menekan angka kemiskinan. Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan pengembangan kawasan industri hijau dan ramah lingkungan seluas 10.000 hektare yang tersebar di 13 kecamatan.

 

‎Analis Kebijakan Madya DPMPTSP Lebak, Robertus Erwin mengatakan, hilirisasi menjadi kunci peningkatan nilai tambah komoditas daerah agar tidak lagi dijual dalam bentuk mentah. “Potensi SDA harus diolah di daerah sendiri agar memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Robertus Erwin, Rabu (8/4/2026).

 

‎Sejumlah sektor unggulan disiapkan untuk hilirisasi, meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga pertambangan. Komoditas yang diproyeksikan berkembang antara lain industri Virgin Coconut Oil (VCO), Crude Palm Oil (CPO), pengolahan ikan tuna-cakalang-tongkol (TCT), udang, jagung (maizena), karet (ban kendaraan), hingga singkong (tapioka), kopi, dan coklat.

 

‎Selain itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga mulai menampung gabah petani melalui fasilitas Rice Milling Unit (RMU) untuk meningkatkan produksi beras lokal dan memperluas pasar ke luar daerah.

 

‎Pemkab Lebak juga menjanjikan kemudahan perizinan investasi melalui sistem digital guna menarik investor dalam dan luar negeri. “Kehadiran investor akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lapangan kerja dan mempercepat pengentasan kemiskinan, sesuai arahan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya,” kata Robertus.

 

‎Dari sisi infrastruktur, Lebak dinilai semakin kompetitif dengan dukungan jalan tol Serang-Panimbang, jalur Commuter Line Rangkasbitung-Jakarta, serta kedekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sejumlah Proyek Strategis Nasional seperti Kota Baru Maja dan Bendungan Karian juga menjadi pengungkit investasi.

 

‎Pemkab optimistis dalam dua hingga empat tahun ke depan, arus investasi akan meningkat signifikan seiring kemudahan akses dan kepastian perizinan. “Kawasan industri hilirisasi ini diharapkan menjadi motor ekonomi baru di wilayah tengah Lebak,” pungkasnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit