TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

IFBEC Banten Gelar Halalbihalal 2026, Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan F&B Makin Kompetitif

Reporter: Redaksi
Editor: Ari Supriadi
Minggu, 26 April 2026 | 13:15 WIB
Halalbihalal Indonesian Food & Beverage Executive Community (IFBEC) DPD Banten 2026 bertajuk “The Gathering” yang berlangsung di Sapphire Sky Hotel & Conference, Jumat (24/4/2026) malam. (tangselpos.id/lim)
Halalbihalal Indonesian Food & Beverage Executive Community (IFBEC) DPD Banten 2026 bertajuk “The Gathering” yang berlangsung di Sapphire Sky Hotel & Conference, Jumat (24/4/2026) malam. (tangselpos.id/lim)

SERPONG - Industri hospitality di Banten terus didorong untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam gelaran Halalbihalal Indonesian Food & Beverage Executive Community (IFBEC) DPD Banten 2026 bertajuk “The Gathering” yang berlangsung di Sapphire Sky Hotel & Conference, Jumat (24/4/2026) malam.

 

Mengusung tema Where Hospitality Leaders Meet Industry Platform kegiatan ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan para pelaku industri hospitality, khususnya sektor food & beverage (F&B) dan perhotelan, dalam satu ruang kolaborasi.

 

Ketua Umum IFBEC Banten, Dimas Purbo Iskandar, menegaskan pentingnya konektivitas antar pelaku industri di tengah persaingan yang semakin ketat. Menurutnya, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

 

“Konektivitas antar pelaku industri menjadi faktor kunci dalam menciptakan inovasi dan menjaga relevansi bisnis, khususnya di sektor F&B yang terus berkembang dinamis,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Ashok Khumar. Ia menilai sinergi antara sektor perhotelan dan F&B memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat daya saing destinasi.

 

“Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi dalam meningkatkan positioning industri hospitality, khususnya di daerah seperti Banten yang terus berkembang,” katanya.

 

Sementara itu, Pembina IFBEC Banten, Zainul Bahar, menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan pasar. Ia menyebut pelaku industri harus terbuka terhadap kemitraan strategis agar tetap relevan.

 

“Industri hospitality dituntut adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi untuk menjaga keberlanjutan di tengah dinamika pasar,” ujarnya.

 

Acara ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti sesi networking, jamuan makan malam, hingga pembagian doorprize. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari hotel, restoran, hingga industri pendukung lainnya.

 

Melalui kegiatan ini, IFBEC Banten menegaskan perannya sebagai wadah kolaborasi yang aktif mendorong terciptanya ekosistem industri hospitality yang terintegrasi, inovatif, dan berdaya saing tinggi di wilayah Banten.

 

Sebagai informasi, Indonesian Food & Beverage Executive Community merupakan organisasi profesional yang menghimpun para praktisi dan pemimpin di bidang food & beverage dalam industri hospitality. Organisasi ini berfokus pada peningkatan kompetensi SDM, penguatan jejaring, serta pengembangan kolaborasi strategis untuk mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit