TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Kepala Dinas Di Pandeglang Tabrak Anak Sekolah Hingga Meninggal Dunia

Total Korban Mencapai 9 Orang

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 14:32 WIB
Sejumlah anggota Polisi terlihat sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tunggal, di depan SD Negeri Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4). Foto : NIPAL SUTIANA/TANGSEL POS
Sejumlah anggota Polisi terlihat sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tunggal, di depan SD Negeri Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4). Foto : NIPAL SUTIANA/TANGSEL POS

PANDEGLANG - Mobil innova warna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF, yang dikendarai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Mursidi, terlibat kecelakaan lalu lintas tunggal hingga memakan korban jiwa, Kamis (30/4), sekitar pukul 09.20 WIB.

 

Diduga kondisi pengemudi sedang dalam keadaan sakit yang dibuktikan, telah mengenakan selang oksigen saat mengemudi kendaraan tersebut. Akibatnya, 1 orang siswa SD Negeri Sukaratu 5 meninggal dunia, dan 6 orang siswa mengalami luka-luka.

 

Sedangkan, korban lainnya salah seorang pedagang makanan ringan mengalami kritis dan 1 orang sales mengalami luka-laku. Kini, 8 korban sedang menjalani perawatan medis di RSUD Berkah Pandeglang, dan 1 orang siswa yang meninggal dunia di bawa ke rumah duka.

 

Salah seorang guru mata pelajaran SD Negeri Sukaratu 5, Oop, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09:20 WIB saat sebagian siswa keluar istirahat.

 

“Ada siswa kelas 3, kelas 4, 5 dan kelas 6. Korban yang meninggal dunia itu siswa kelas 4,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

 

“Yang meninggal itu luka parah, sampai mental ke selokan diseruduk mobil itu,” sambungnya.

 

Dikatakannya, jumlah siswa yang jadi korban kecelakaan itu sebanyak 7 orang, dan ada juga seorang pedagang yang kabarnya sekarang kondisinya kritis.

“Korban semuanya sudah dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang,” katanya.

Menurutnya, kendaraan roda empat yang menggeruduk para siswa di depan sekolah itu melaju dari arah timur atau Serang melaju ke arah Cipacung, Pandeglang.

 

“Mobil itu menyebrang ke depan sekolah, pertama nyenggol sales yang sedang mengendarai motor, hingga menggeruduk para siswa kami,” jelasnya.

Senada, salah seorang guru lainnya, Rika, mengatakan saat kejadian posisi anak-anak sekolah sedang istirahat, karena di depan sekolah ada pedagang, anak-anak-anak itu posisinya sedang berada di depan sekolah.

 

“Anak-anak lagi jajan posisinya, mobil dari arah timur pertama nabrak sales terlebih dahulu, kemudian menabrak siswa kami,” jelasnya.

 

Ditambahkannya, anak-anak atau korban ada yang masuk ke kolong mobil. “Saya dengar suara benturan mobil itu, anak-anak udah ada yang di dalam kolong mobil,” pungkasnya.

 

Sementara, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan sementara
menyebutkan pengemudi dalam kondisi kurang sehat saat mengendarai kendaraan.

 

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat.


 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit