Bukber & Salat Berjamaah, Prabowo-MBZ Makin Lengket
UEA - Hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ semakin lengket. Keduanya melakukan buka puasa bersama (bukber) dan salat berjamaah saat bertemu di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026).
Prabowo tiba di Istana Qasr Al Bahr, sore hari. Dari depan Istana, Prabowo dan rombongan diantar dengan mobil buggy menuju pelataran Istana.
Di lokasi, MBZ menyambut dengan hangat. Saat Prabowo turun dari mobil buggy, MBZ langsung menyalami. "Terima kasih sudah datang,” ucapnya, sambil menjabat erat tangan Prabowo.
Prabowo membalas dengan mengucapkan terima kasih sembari memeluk MBZ. "Terima kasih telah menerima saya,” ucapnya.
Mereka lalu berjalan beriringan menuju kursi yang sudah disiapkan. MBZ mengajak Prabowo duduk di sofa putih yang terletak di bagian depan dekat dengan tiang bendera. Sedangkan para pejabat lain duduk di sofa putih berbeda, yang membentuk formasi U menghadap Prabowo dan MBZ.
Para pejabat UEA yang ikut hadir dalam pertemuan itu antara lain Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri UEA Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.
Sedangkan Prabowo ditemani Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha, dan Direktur Utama Pindad Sigit P Santosa.
Suasana senja membuat situasi semakin akrab. MBZ dan Prabowo tampak berbincang seru. Sesekali tawa kecil terdengar, memperlihatkan keakraban yang alami.
Menjelang Maghrib, MBZ mengajak Prabowo ke sebuah ruangan untuk buka bersama. Di ruangan itu, ada sebuah meja panjang yang penuh dengan aneka macam hidangan Timur Tengah. MBZ dan Prabowo duduk bersebelahan.
Suasana buka puasa juga sangat akrab. Beres berbuka, MBZ dan Prabowo melaksanakan Salat Maghrib berjamaah.
"Alhamdulillah, di Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohammed bin Zayed Al Nahyan," tulis Prabowo, dalam unggahannya di Instagram @prabowo.
Kepala Negara menjelaskan, dalam pertemuan itu, dirinya berbincang mengenai penguatan kerja sama strategis di berbagai bidang antara Indonesia dan UEA. “Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan sekaligus memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA demi kesejahteraan rakyat kedua negara,” sambung Prabowo.
Setelahnya, Prabowo dan MBZ menggelar pertemuan empat mata (tete-a-tete) selama hampir satu jam. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap, di pertemuan ini, Prabowo dan MBZ membahas agenda-agenda strategis. Fokus utamanya pada penguatan kerja sama ekonomi. Salah satu isu yang mengemuka adalah rencana peningkatan investasi UEA di Indonesia.
“Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang,” ujar Teddy, melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Teddy melanjutkan, diskusi Prabowo dan MBZ berlangsung intens dan mendalam, menandakan keseriusan kedua pemimpin dalam memperkuat kemitraan strategis. Dia juga menekankan, pertemuan ini memiliki arti khusus karena 2026 merupakan momen 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan UEA.
“Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa,” jelasnya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu


