TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Puskesmas Pondok Kacang Timur Gencarkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias Periksa Sejak Dini

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari selected
Kamis, 05 Maret 2026 | 20:31 WIB
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digencarkan UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur. (tangselpos.id/rmn)
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digencarkan UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur. (tangselpos.id/rmn)

PONDOK AREN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digencarkan UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala terbilang tinggi, bahkan banyak yang datang meski tidak sedang sakit.

 

Kepala UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur, Erni mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis kini dilakukan hampir setiap hari. Program tersebut juga menjadi bagian dari target pelayanan kesehatan yang harus menjangkau seluruh warga di wilayah kerjanya.

 

“Yang pasti hampir setiap hari kita lakukan, karena memang ada target yang harus dicapai. Seluruh penduduk menjadi sasaran CKG, jadi setiap minggu dan setiap bulan ada targetnya,” ujar Erni saat ditemui di stan pemeriksaan kesehatan gratis dalam acara Bazar Ramadan di Kecamatan Pondok Aren, Kamis (5/3).

 

Ia menjelaskan, jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Pondok Kacang Timur mencapai sekitar 68 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, pihaknya menargetkan sekitar 2.630 orang menjalani pemeriksaan kesehatan setiap minggu atau sekitar 439 orang per hari.

 

Meski begitu, capaian dalam dua bulan terakhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya. Hingga saat ini, jumlah warga yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis baru mencapai sekitar 400 orang.

 

Sebelumnya pada 2025 lalu, capaian pemeriksaan kesehatan di wilayah tersebut cukup tinggi. Dari target sekitar 36 ribu warga, sebanyak 22 ribu lebih berhasil menjalani pemeriksaan kesehatan.

 

“Memang masih ada PR untuk kita kejar, tapi masyarakat cukup antusias,” katanya.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan selama ini, Erni menyebut penyakit yang paling banyak ditemukan pada masyarakat adalah diabetes dan hipertensi.

 

“Yang paling banyak kita temukan itu diabetes dan hipertensi,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, program CKG sebenarnya ditujukan bagi masyarakat yang sedang berulang tahun. Namun, tingginya minat warga membuat pihaknya tetap melayani pemeriksaan meski tidak bertepatan dengan tanggal ulang tahun.

 

“Memang idealnya saat hari ulang tahun. Tapi masyarakat cukup antusias, jadi walaupun bukan hari ulang tahunnya tetap kita layani. Nanti tahun berikutnya bisa disesuaikan lagi dengan tanggal pemeriksaannya,” jelasnya.

 

 

Dalam sehari, rata-rata warga yang memanfaatkan layanan CKG berkisar antara 50 hingga 100 orang. Pemeriksaan yang dilakukan juga cukup beragam, mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan kesehatan gigi.

 

Selain itu, warga juga mendapatkan edukasi kesehatan, termasuk informasi terkait pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan.

 

“Kalau perlu pemeriksaan lanjutan, nanti bisa dilakukan di Puskesmas. Kita punya pemeriksaan lebih lengkap seperti EKG, USG, serta pemeriksaan laboratorium untuk fungsi hati, ginjal, dan jantung,” paparnya.

 

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar rutin memeriksa kesehatan sebagai langkah pencegahan penyakit, Puskesmas Pondok Kacang Timur juga aktif melakukan pendekatan langsung ke lingkungan warga.

 

Pihaknya membentuk tiga tim yang masing-masing beranggotakan 10 orang untuk turun langsung ke masyarakat dengan sistem jemput bola.

 

“Kita koordinasi dengan RT, RW, kelurahan, kader kesehatan, bahkan karang taruna dan unsur masyarakat lainnya. Jadi mereka tahu kapan tim kami datang,” tuturnya.

 

Tim tersebut bahkan siap mendatangi warga sesuai permintaan masyarakat, baik pada sore hingga malam hari.

 

“Kita benar-benar jemput bola. Kalau masyarakat minta sore atau malam, kita tetap datang. Yang penting masyarakat mau memeriksakan kesehatannya,” pungkas Erni.

 

Selain aktif dalam pelayanan kesehatan masyarakat, UPT Puskesmas Pondok Kacang Timur juga tercatat telah meraih berbagai prestasi. Salah satunya melalui inovasi MANLING MENARI-NARI (Mantoux Keliling Mencari Riak Kesana Kemari) yang berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Banten.

 

Inovasi tersebut merupakan program penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) dengan metode pemeriksaan Mantoux secara aktif ke masyarakat, guna mendeteksi dini potensi penularan penyakit. Program ini dinilai efektif karena mampu menjangkau warga secara langsung hingga ke lingkungan permukiman.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit