Ducati Waspadai Kebangkitan Aprilia Jelang MotoGP Amerika 2026
AMERIKA SERIKAT – Tim Ducati mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap rival senegaranya, Aprilia, menjelang seri MotoGP Amerika. Manajer Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan timnya tidak ingin terus bergantung pada Marc Márquez untuk meraih hasil maksimal.
Pernyataan tersebut muncul setelah hasil kurang konsisten Ducati di dua seri awal musim 2026. Sementara itu, Aprilia justru tampil impresif dan menunjukkan tren positif sejak akhir musim lalu.
Dominasi Aprilia terlihat jelas pada MotoGP Brasil, ketika duet Marco Bezzecchi dan Jorge Martín berhasil mengunci posisi satu-dua di balapan utama.
Meski Márquez mampu menyelamatkan muka Ducati lewat kemenangan di sprint race, performa pembalap Ducati lainnya dinilai masih belum optimal.
“Kami tidak bisa selalu mengandalkan Marc untuk menutupi kekurangan tim,” ujar Tardozzi. “Dia memang belum 100 persen fit, tetapi seperti juara besar lainnya, dia tetap berjuang memberikan hasil terbaik.”
Tardozzi juga tak ragu memberikan pujian kepada Aprilia atas perkembangan pesat mereka.
“Saya rasa mereka sudah sangat kompetitif sejak pertengahan musim lalu dan kini semakin kuat. Kami hanya bisa memberi selamat,” katanya.
Menatap balapan di Austin, Tardozzi memprediksi Aprilia masih akan menjadi ancaman serius. Namun, ia optimistis Ducati bisa memperkecil jarak performa, termasuk untuk seri berikutnya di MotoGP Spanyol.
“Aprilia akan tetap kuat di Austin dan Jerez. Tapi kami yakin bisa lebih dekat dan memberikan perlawanan yang lebih ketat,” tutupnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




