DMI Pandeglang Tetapkan Dua Program Kerja, BPJS Ketenagakerjaan dan Sertifikasi Masjid
PANDEGLANG - Pimpinan Daerah - Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kabupaten Pandeglang, menetapkan dua program untuk lima tahun kedepan atau masa khidmat 2025-2030. Kedua program tersebut yakni, pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi marbut dan sertifikasi masjid. Langkah ini diambil dengan alasan para marbut yang bekerja dengan penuh keikhlasan terkadang terkesampingkan, selain itu sertifikasi masjid pun perlu dilakukan agar tidak terjadi sengketa atau gugatan ahli waris di masa mendatang.
Ketua PD DMI Kabupaten Pandeglang, Ramadani mengatakan, dua program yang ditetapkan dalam rapat kerja tidak muluk-muluk namun realistis bisa direalisasikan. “Kita akan menetapkan program kerja lima tahun ke depan, saya berharap teman-teman pengurus bisa punya komitmen yang sama dengan saya, program kerjanya tidak perlu muluk-muluk yang penting realistis dan mudah terukur,” ujar Ramadani, usai prosesi pelantikan dan rapat kerja di Pendopo Pandeglang, Senin (27/4/2026).
“Sebagian besar marbut yang mengurus masjid adalah pekerjaan rentan. Mereka pun bekerja dengan penuh keikhlasan mengabdikan diri untuk mengelola masjid kadang-kadang masyarakat sekitar pun enggak begitu peduli,” jelasnya.
Terkait dengan sertifikasi tanah masjid, DMI Pandeglang akan melakukannya secara bertahap. “Kalau kita lihat data masjid yang ada di Kabupaten Pandeglang cukup banyak sekitar 3.000 masjid, itu belum termasuk musala,” sambungnya.
Ketua PW DMI Provinsi Banten, Bunyamin Hafidz mengapresiasi pelantikan pengurus PD DMI Kabupaten Pandeglang yang berlangsung meriah. Menurutnya, hal tersebut menjadi pertanda baik bagi pergerakan organisasi dalam memberikan kemaslahatan bagi umat. “Ini pertanda bahwa gerakan kemaslahatan akan berjalan dan memberikan manfaat yang luas bagi umat,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi atas dua program yang telah direalisasikan oleh PD DMI Kabupaten Pandeglang, yakni program BPJS Ketenagakerjaan untuk marbot masjid serta sertifikasi tanah wakaf. “Kami di tingkat wilayah baru akan melaksanakan, namun di Pandeglang sudah berjalan. Ini luar biasa, dan kami sangat mengapresiasi langkah cepat tersebut,” pungkasnya.
Wakil bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi yang menghadiri sekaligus membuka acara pelantikan dan rapat kerja, mendukung penuh DMI Pandeglang dan optimistis bahwa kepengurusan baru ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mensejahterakan masjid.
Iing menjelaskan, salah satu tugas utama DMI adalah memakmurkan masjid agar semakin banyak masyarakat yang datang untuk beribadah dan menimba ilmu. “Terus lakukan pembinaan agar semakin banyak yang datang ke masjid untuk beribadah, karena masjid adalah tempat menimba ilmu,” pungkasnya.(*)
TangselCity | 10 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 14 jam yang lalu
Selebritis | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


