Indonesia Tundukkan Kanada 3-2, Awali Kiprah di Uber Cup 2026 dengan Dramatis
DENMARK - Tim bulutangkis putri Indonesia mengawali perjuangan di Uber Cup 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Kanada dalam laga yang berlangsung di Denmark, Sabtu (25/4/2026).
Indonesia sempat tertinggal lebih dulu setelah tunggal putri Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Michelle Li dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-16, 11-21, 16-21.
Namun, tim Merah Putih segera bangkit. Ganda putri Febriana Dwipuja Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menang meyakinkan atas pasangan Jackie Dent/Crystal Lai dengan skor 21-12, 21-10.
Momentum kemenangan Indonesia berlanjut di partai ketiga. Debutan Thalita Ramadhani Wiryawan tampil impresif dan membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah menundukkan Wen Yu Zhang dengan skor 21-16, 21-19.
Keunggulan Indonesia dipastikan pada partai keempat melalui pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan Christian Choi/Josephine Wu dengan skor 21-18, 21-11, sekaligus mengunci kemenangan tim menjadi 3-1.
Pada partai terakhir, Ni Kadek Dhinda Amartya harus mengakui keunggulan Rachel Chan dengan skor 21-13, 19-21, 11-21. Meski demikian, hasil tersebut tidak mengubah kemenangan Indonesia yang akhirnya menutup laga dengan skor 3-2.
Thalita mengaku bersyukur bisa menyumbang poin penting bagi tim sekaligus membalikkan keadaan.
“Alhamdulillah saya bisa menang dan menyumbang poin untuk Indonesia. Rasanya senang sekali karena sejak dulu ingin tampil di Uber Cup, dan tahun ini akhirnya mendapat kesempatan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya semangat juang dan kebersamaan dalam tim.
“Saya ingin menunjukkan semangat di lapangan dan memberi dukungan untuk rekan-rekan, karena kami bertanding sebagai satu tim.”
Thalita mengakui sempat mengalami tekanan di awal pertandingan, namun mampu mengatasinya meski sempat kehilangan fokus di gim kedua.
“Ada rasa gugup di awal, tapi bisa diatasi. Di gim kedua sempat kehilangan fokus, namun pelatih terus mengingatkan untuk mempercepat permainan dan menurunkan bola.”
Ke depan, ia menilai perlu meningkatkan ketenangan dan konsistensi permainan. Ia juga menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pelajaran berharga untuk tampil lebih baik di turnamen ini.
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu


