TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers
Pertama Di Indonesia

Bayar PBB Di Tangsel

Bisa Pakai QRIS Tap

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Redaksi
Jumat, 24 April 2026 | 06:50 WIB
Bapenda menghadirkan teknologi pembayaran PBB melalui QRIS Tap.
Bapenda menghadirkan teknologi pembayaran PBB melalui QRIS Tap.

SERPONG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menghadirkan inovasi baru dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui teknologi QRIS Tap. Inovasi ini menjadi yang pertama di Indonesia untuk transaksi pembayaran PBB.


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel, Eki Herdiana mengatakan, penerapan QRIS Tap merupakan bagian dari upaya digitalisasi transaksi keuangan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak.


“Kalau QRIS mungkin sudah ada di beberapa tempat, tapi kalau QRIS Tap ini, tadi disampaikan Kepala BI (Bank Indonesia), kita yang pertama menggunakan untuk pembayaran PBB,” ujar Eki, Kamis (23/4).


Ia menjelaskan, QRIS Tap pada dasarnya serupa dengan QRIS, namun proses transaksinya tidak lagi menggunakan pemindaian barcode. Dengan teknologi ini, pengguna cukup melakukan tap pada perangkat yang tersedia.


“Kalau di-scan kadang ada kendala, seperti cahaya matahari yang menyulitkan pembacaan barcode. Kalau QRIS Tap ini lebih cepat, sekitar 0,3 detik sudah ter-tap,” jelasnya.


Menurut Eki, Bapenda telah melakukan uji coba penggunaan QRIS Tap yang disimulasikan langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dengan melibatkan lima perangkat. Ke depan, implementasi akan diperluas dengan penambahan perangkat di sejumlah titik pelayanan.


“Ini baru tahap awal, nanti akan kita pasang lagi supaya bisa digunakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.


 Eki menambahkan, inovasi ini diyakini menjadi yang pertama tidak hanya di Tangerang Selatan, tetapi juga di wilayah Banten dalam konteks pembayaran pajak daerah.


Meski demikian, Eki menegaskan bahwa QRIS Tap hanya menjadi salah satu opsi pembayaran yang disediakan pemerintah daerah. Masyarakat tetap dapat menggunakan metode lain sesuai kebutuhan. “Ini bagian dari opsi saja, memberikan pilihan pembayaran yang lebih cepat dan praktis,” ujarnya.


Sebelumnya, teknologi QRIS Tap juga telah diperkenalkan di sektor komersial dan UMKM, salah satunya di kawasan Bintaro Jaya Xchange. Di sana, para pedagang sudah mulai menggunakannya sebagai alternatif transaksi non-tunai.


Eki menilai, meski QRIS Tap lebih ideal untuk sektor transportasi yang membutuhkan kecepatan tinggi, penerapannya pada pembayaran PBB tetap relevan sebagai langkah memperluas ekosistem transaksi digital di daerah.(rmn)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit