Bus di Terminal Pondok Cabe Jalani Ramp Check, Sejumlah Armada Dinyatakan Tidak Lolos Uji
PAMULANG – Sejumlah bus yang beroperasi di Terminal Pondok Cabe menjalani pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check. Pemeriksaan dilakukan menjelang arus mudik Lebaran untuk memastikan armada yang digunakan masyarakat dalam kondisi aman dan laik jalan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Yanuar mengatakan ramp check merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Ramp check ini penting untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan masyarakat mudik benar-benar layak jalan. Jadi kita cek kondisi kendaraan maupun kelengkapan administrasinya,” ujar Yanuar, Rabu (11/3).
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai komponen kendaraan, mulai dari kondisi ban, lampu, mesin, hingga sistem gas. Kendaraan yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan langsung diberikan stiker sebagai tanda lulus uji kelayakan.
“Bus yang sudah memenuhi persyaratan kita berikan stiker. Artinya kendaraan tersebut sudah lulus ramp check,” jelasnya.
Namun, tidak semua kendaraan yang diperiksa dinyatakan lolos. Dari serangkaian tes yang telah dilakukan sebelumnya, dari total 135 kendaraan yang telah diperiksa Dishub Tangsel, baru 34 unit yang dinyatakan lulus dan diberikan stiker kelayakan.
“Sebanyak 135 kendaraan sudah kita cek. Dari jumlah itu baru 34 yang kita berikan stiker. Sisanya belum karena ada yang administrasinya belum lengkap,” terangnya.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Terminal Pondok Cabe, petugas juga menemukan sejumlah temuan teknis pada kendaraan. Salah satunya lampu dekat sebelah kiri pada salah satu bus yang tidak berfungsi.
“Temuan hari ini ada satu kendaraan lampu dekat sebelah kirinya mati. Kemudian ada bus dari Prima Jasa yang kursinya berlebih. Dari kapasitas 46 kursi menjadi 56 kursi,” ungkap Yanuar.
Menurutnya, kendaraan yang belum memenuhi syarat diminta segera melakukan perbaikan sebelum diizinkan kembali beroperasi.
“Yang lampunya mati harus segera diganti. Sedangkan yang kursinya berlebih harus dikurangi sesuai kapasitasnya,” tegasnya.
Dishub Tangsel masih memberikan waktu kepada operator bus untuk melengkapi kekurangan tersebut. Sebab, keberangkatan arus mudik dari wilayah Tangsel diperkirakan baru dimulai pada 14 Maret mendatang.
“Masih ada waktu untuk memperbaiki karena arus mudik di Tangsel diperkirakan mulai tanggal 14 Maret,” pungkasnya.
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 20 jam yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Pos Tangerang | 11 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



